
Bawa Semangat Gus Muhaimin, PKB Sidoarjo Targetkan Kemenangan Mutlak di 2029
SIDOARJO – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sidoarjo secara resmi menggelar acara Serah Terima Amanah Kepengurusan periode 2021–2026. Acara yang dihadiri oleh jajaran kiai, Dewan Syura, anggota fraksi, Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC), hingga Badan Otonom (Banom) partai ini menjadi momentum kick-off mesin politik PKB Sidoarjo menuju Pemilu 2029.
Ketua DPC PKB Sidoarjo Rizza Ali Faizin dalam sambutannya menegaskan bahwa proses serah terima jabatan beserta aset ini merupakan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diinstruksikan langsung oleh DPW PKB Jawa Timur. Langkah ini merupakan bukti komitmen PKB untuk bertransformasi menjadi partai yang semakin modern, transparan, dan responsif.
“Serah terima jabatan dan aset ini bukan sesuatu yang mengada-ada, melainkan wujud kepatuhan pada SOP partai. Ini adalah langkah konkret menuju PKB yang lebih modern. Selanjutnya, pimpinan DPC akan dikukuhkan secara resmi di Jakarta pada 23 Juli mendatang,” ungkapnya di hadapan para kader dan ulama.
Dalam susunan kepengurusan yang baru, DPC PKB Sidoarjo menorehkan pencapaian positif terkait keterwakilan perempuan. Dari instruksi DPW yang menetapkan minimal 32 persen, PKB Sidoarjo berhasil melampaui target tersebut dengan persentase keterwakilan perempuan mencapai 39 persen.
Selain itu, soliditas internal partai dipastikan sangat kokoh. Empat kader terbaik yang sebelumnya mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) di tingkat provinsi seluruhnya dirangkul menjadi pengurus inti partai.
“Tidak ada yang tersingkirkan. Mas Ibnu mengemban amanah sebagai Sekretaris, Abah Usman sebagai Bendahara, dan Abah Nasih sebagai Wakil Ketua. Semuanya kita rangkul bersama untuk membesarkan Partai Kebangkitan Bangsa,” tegasnya.

Membawa tagline perjuangan “Mempertahankan Basis dan Merebut Pasar”, pengurus baru menetapkan target yang realistis namun progresif untuk Pemilu 2029. Jika saat ini Fraksi PKB menduduki 15 kursi di DPRD Kabupaten Sidoarjo, maka target ke depan ditingkatkan menjadi 18 kursi parlemen.
Untuk merealisasikan target tersebut, seluruh elemen partai, khususnya Fraksi PKB di DPRD Sidoarjo, diinstruksikan untuk terus bersinergi dengan Nahdlatul Ulama (NU), Banom, dan masyarakat luas. Kerja-kerja responsif di lapangan juga terus ditingkatkan.
Sebagai contoh, Fraksi PKB Sidoarjo baru-baru ini telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan penggalangan donasi untuk warga yang membutuhkan, serta merespons cepat tingginya kasus HIV di Sidoarjo dengan memanggil tokoh masyarakat terkait.
“Inilah yang kita harapkan. Kader-kader PKB harus tanggap terhadap setiap permasalahan di masyarakat. PKB harus hadir di tengah masyarakat dan menjadi solusi,” pungkasnya yang langsung disambut gemuruh yel-yel kebanggaan partai dari para peserta.
Acara ini turut diberkahi dengan kehadiran para alim ulama dan masyaikh, di antaranya Ketua Dewan Syura K.H. Nur Kholis Misbah dan K.H. Azif Munif, yang memberikan dukungan penuh bagi kiprah PKB Sidoarjo ke depan.


