
Pengurus dan Fraksi PKB Sidoarjo Bangga, Ulama Karismatik KH. Imron Hamzah Terima Penghargaan Kehormatan di Puncak Harlah ke-28 PKB
JAKARTA — Puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, pada Kamis (23/7/2026), membawa kesan dan kebanggaan tersendiri bagi jajaran pengurus dan legislator dari wilayah Jawa Timur, khususnya Kabupaten Sidoarjo.
Kebanggaan ini memuncak ketika almaghfurlah KH. Imron Hamzah, salah satu tokoh ulama karismatik kebanggaan Jawa Timur dan panutan masyarakat Sidoarjo, ditetapkan sebagai satu dari lima Kiai Khos yang menerima penghargaan kehormatan dari DPP PKB. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh istri almarhum, yang diserahkan oleh Plt. Ketua Dewan Syuro DPP PKB KH. Manarul Hidayah dan Sekjen M. Hasanuddin Wahid.
Sosok KH. Imron Hamzah sangat lekat di hati masyarakat Jawa Timur. Beliau dikenal luas sebagai mubalig dan orator berkarisma dengan gaya dakwah yang tegas, berwibawa, namun sangat merakyat dan mudah dipahami oleh semua kalangan.
Selain aktif mendidik umat, rekam jejak pengabdian KH. Imron Hamzah untuk agama dan negara sangat luar biasa. Beliau pernah mengemban amanah strategis sebagai Ketua PWNU Jawa Timur. Dedikasinya dalam menyuarakan aspirasi rakyat dan umat juga dibuktikan saat beliau menjabat sebagai Anggota MPR RI pada periode 1987–1997. Nilai-nilai perjuangan, cinta Tanah Air, dan ketegasan beliau inilah yang terus diwarisi oleh keluarga besar PKB hingga saat ini.
Merespons penganugerahan kehormatan kepada KH. Imron Hamzah tersebut, Ketua DPC PKB Sidoarjo, Rizza Ali Faizin, yang hadir langsung bersama jajaran Fraksi PKB DPRD Sidoarjo, KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara) DPC PKB Sidoarjo, serta jajaran Dewan Syuro, mengungkapkan rasa haru dan kebanggaannya.
Penghargaan ini adalah kebanggaan yang luar biasa bagi kami keluarga besar PKB Sidoarjo. Almaghfurlah KH. Imron Hamzah bukan sekadar ulama, beliau adalah panutan, guru bangsa, dan kiai khos yang jejak keberanian serta ketegasannya menjadi fondasi spiritual bagi pergerakan DPC PKB Sidoarjo,” tegas Rizza Ali Faizin.
Rizza menambahkan bahwa keteladanan KH. Imron Hamzah menjadi energi penggerak yang selaras dengan langkah politik partai hari ini. “Semangat perjuangan beliau selaras dengan energi jajaran pengurus dan legislator Sidoarjo malam ini. Kami berkomitmen untuk terus merawat warisan dakwah dan kebangsaan beliau, berjuang tanpa lelah untuk kesejahteraan umat,” lanjutnya.
Bagi PKB Sidoarjo, penganugerahan ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat bahwa akar perjuangan partai di Sidoarjo dibangun di atas fondasi dakwah keislaman dan nasionalisme yang kuat dari para kiai terdahulu.
Lebih dari itu, penganugerahan bagi KH. Imron Hamzah menjadi refleksi mendalam bagi keluarga besar PKB Sidoarjo. Momen bersejarah ini meneguhkan kembali ingatan kolektif bahwa fondasi utama pergerakan partai di Sidoarjo selalu berakar pada perpaduan kokoh antara dakwah keislaman dan nasionalisme yang diwariskan oleh para kiai.


