
5 Meninggal, 59 Tertimbun: PKB Sidoarjo Kawal Korban Al-Khoziny di RSUD
Musibah runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, terus menyisakan duka mendalam. Hingga Kamis (2/10/2025), sebanyak 5 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 59 lainnya masih tertimbun reruntuhan bangunan.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sidoarjo, Abdillah Nasih, turun langsung meninjau lokasi bencana dan memastikan penanganan korban berjalan maksimal. Ia juga menegaskan bahwa korban luka telah dirawat intensif di RSUD Sidoarjo.
“Korban luka sudah mendapatkan penanganan medis terbaik di RSUD Sidoarjo. Kami memastikan mereka tertangani dengan baik dan mendapat pendampingan penuh. Fokus kami saat ini adalah keselamatan dan pemulihan korban,” ujarnya

Legislator PKB tersebut juga sangat intens berkoordinasi dengan tim SAR, relawan, dan aparat setempat untuk mempercepat proses evakuasi 59 orang yang masih tertimbun. Ia meminta seluruh pihak bekerja sama tanpa henti agar korban bisa segera ditemukan.
“Kami berduka yang sedalam-dalamnya atas korban yang telah meninggal dunia. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah mereka dan memberikan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan. Untuk para korban luka, semoga segera diberikan kesembuhan,untuk korban yang masih tertimbun upayakan semaksimal mungkin agar proses evakuasi cepat membuahkan hasil. Semua elemen harus bersatu untuk kemanusiaan,”. tegasnya.
DPC PKB Sidoarjo juga menurunkan relawan Panji Bangsa untuk membantu di lapangan, mulai dari evakuasi, posko bantuan, hingga distribusi logistik untuk keluarga korban.


